pelita.anak.amaine

Resume Jurnal Toward a Reconceptualization of Communication Cues to Action in the Health Belief Model: HIV Test Counseling

Posted on: April 8, 2010

Abstract

Para kontributor utama menyediakan artikel yang saling berhubungan yang bertujuan mengkaji bagaimana konseling psikologi di masa lalu, dan kompleksnya dunia kehidupan, dan bekerja di dalam situasi yang menuntut pemahaman professional kerja kita tentang kekuatan manusia dan hasi  kehidupan positif. Dalam artikel ini, para penulis menguji landasan dasar sejarah yang positif dalam psikologi, menganalisis fokus pada positif dalam beasiswa psikologi konseling melalui berpuluh-puluh tahun (melalui analisis isi), dan meninjau beasiswa yang telah membentuk kekuatan karya berbasis profesional di seluruh terapan psikologi. Analisis isi dengan pemilihan secara acak 20% (N = 1.135) dari artikel yang dipublikasikan dalam Journal of Counseling Psychology (JCP), The Counseling Psychologist (TCP), Journal of Career Assessment (JCA), dan Journal of Multicultural Counseling dan Development (JMCD) mengungkapkan bahwa sekitar 29% memiliki fokus positif. Artikel ini memusatkan perhatian pada hal positif dalam konseling psikologi, dan mendorong para penulis untuk menegaskan kembali bahwa ini adalah bagian dari fokus positif yang unik, dengan memusatkan perhatian lebih pada kekuatan dalam praktik dan penelitian.

Sejarah tentang psikologi konseling di mulai sejak tahun 1908, dan terus berkembang hingga sekarang. Semua rentang periode ini menjelaskan tentang manfaat psikologi konseling yang berkomitmen pada fungsi kekuatan manusia. Misalnya: fungsi sehat individu dalam penerapan untuk bidang pendidikan, karir, membangun manusia dengan segala potensinya, melihat juga keterbatasan mereka sebagai fungsi patologis, dan misi untuk memimpin hidup yang lebih memuaskan. Sebagai contoh Terman’s Tioning melakukan studi tentang bakat dan kepuasan perkawinan berpengaruh pada ketrampilan orang tua.

Sekarang, minat baru yang muncul dalam psikologi positif, dengan melakukan publikasi jurnal Psikologi Humanistik oleh Psikolog Amerika ke media agar masyarakat bisa juga menyadari perkembangan psikologi positif ini. Topik jurnal tersebut terkait tentang kekuatan manusia dan fungsi optimal manusia. Misalnya saja, Penelitian dan beasiswa psikologi positif yang bercerita tentang pentingnya fokus pada orang – orang terbaik, yang ditulis di Majalah Times.

Namun, publikasi ini mengabaikan dasar – dasar sejarah dahulu yang positif dalam psikologi pada pengidentifikasikan dan cara menonjolkan kekuatan tersebut. Seharusnya, semua hendaknya berfokus pada kekuatan manusia yang berfungsi optimal, konseling psikologi berperan dalam mengisi kesenjangan berita dari Majalah Times di atas. Dengan menempatkan psikologi konseling masa lalu dan masa sekarang untuk menghadapi kehidupan yang kompleks.

Sehingga, tujuan dari penulisan ini adalah menginformasikan perkembangan, manifestasi dari definisi, dan peningkatan kekuatan yang ditinjau selama 40 tahun terakhir. Kemudian, memberikan rekomendasi untuk menciptakan kekuatan berbasis beasiswa dan praktek konseling lebih bisa diterapkan untuk kehidupan semua orang. Serta mengusulkan model yang mungkin bisa meningkatkan kebermaknaan positif penelitian dan praktek psikologi bagi semua orang. Menimbulkan psikologi yang penuh harapan. “Psikologi Ilmiah Modern Berakar dari Pengharapan”.

Pembahasan selanjutnya berfokus pada kekuatan manusia yang telah dipertahankan dan berkembang selama sejarah psikologi konseling. Selanjutnya, melakukan analisis literatur psikologi konseling yang berkaitan erat dengan afiliasi salah satu indikatornya fokus pada sejarah pemberian beasiswa.

Sampel: Jurnal dan Artikel Psikologi Konseling

Memilih dua kelompok jurnal konseling psikologi, Journal of Counseling Psychology (JCP,3.460 artikel yang terbit triwulan, kecuali tahun 1954-1982, terbit 6 kali dalam setahun) dan The Counseling Psychologist (TCP,1.220 artikel, terbit dua bulan sekali mulai tahun 1969), dan dua jurnal dari hasil penelitian psikologi konseling sebagai tambahan, yaitu Journal of Carir Assessment (JCA,322 artikel, terbit triwulan tahun 1993) dan Journal of Multicultural Counseling dan Development (JMCD,670 artikel terbit kuartal sejak tahun 1972), sebagai sumber konten analisis yang fokus pada aspek positif dalam konseling. Keempat kelompok jurnal dihitung dekadenya sampai pertengahan tahun 2004.

Diperoleh sampel menggunakan tabel angka acak (table random). Kemudian dilakukan pemilihan secara stratified, dari tingkatan dekade. Kemudian diambil sampel masing – masing 20% dari artikel masing-masing dari empat kelompok jurnal untuk dimasukkan dalam analisis isi (content analysis). Sehingga hasil sampel keseluruhan diperoleh 1.135 artikel yang dipilih (692 dari JCP, 244 dari TCP, 65 dari JCA, dan 134 dari JMCD) untuk direview.

Pengukuran: Daftar dari Proses/Konstruk Positif

Pengukuran dilakukan pada 6 orang mahasiswi pascasarjana dan instrukturnya (SJL) dalam sebuah seminar psikologi positif  level pascasarjana yang meninjau tentang psikologi positif dan beasiswa psikologi konseling. Pengukuran ini untuk menghasilkan daftar komprehensif  tentang kekuatan manusia. Mereka membentuk kelompok diskusi untuk menuliskan daftar kekuatan dan kebaikan manusia.

Awal diskusi, kelompok menganggap Value in Action (VIA) atau perilaku bernilai adalah klasifikasi dari Kekuatan (Peterson & Seligman, 2004). Kelompok menyimpulkan 6 kebaikan dan 24 kekuatan dalam klasifikasi VIA mewakili spektrum yang luas tentang kekuatan.

Kemudian ada anggota dalam kelompok berpendapat bahwa mencari konten harus mencakup proses positif dan hasil yang sering dikaitkan dengan kekuatan manusia.

Setelah diskusi, anggota kelompok setuju untuk merevisi tujuan asli dengan mengembangkan daftar kekuatan manusia dan untuk bekerja untuk mengembangkan daftar konstruksi positif, proses positif, dan hasil kehidupan yang positif. Kali ini para anggota kelompok membaca jurnal psikologi konseling berisi isu tebaru, jurnal psikologi positif , jurnal khusus dan teks yang membahas tentang isu terbaru, dan buku panduan psikologi konseling. sehingga terdaftar semua konstruksi positif, proses, dan hasil yang dirujuk dalam karya-karya ini. Akhirnya, diperoleh daftar, 30 kebaikan dan kekuatan terdaftar dalam sistem VIA, 59 daftar kekuatan terkait processes dan hasil (Tabel 1).

Prosedur Penelitian: Pelatihan dan koding

Menggunakan daftar konstruksi positif / proses sebagai istilah yang dicari, dua pengkodean orang tim (SJL dan NAF) dari artikel arti yang dipilih secara acak dari empat jurnal konseling psikologi.

Kemudian terlibat dalam membedakan guishing artikel dengan fokus positif dan yang tidak. Tim mengidentifikasi setiap artikel berkonstruksi positif dan proses positif dan penyebaran mereka sesuai dengan sistem kategori, (1) artikel ini salah satu psikologis positif konstruksi/proses sebagai Fokus utama (yaitu, informasi yang disajikan dalam artikel ini berfungsi jelas untuk mengoperasionalkan, mengukur, atau angkat salah satu psikologis positif (konstruksi / proses). (2) Artikel memiliki beberapa topik lain sebagai fokus utama, tetapi memeriksa psikologi positif  sebagai bagian dari artikel, dalam analisis statistic, atau artikel membahas topik umum psikologis positif konstruksi/proses. (3) Artikel menyebutkan psikologis positif  tetapi tidak mendiskusikannya secara substantif atau tidak menggunakannya sebagai bagian dari analisis.

Pelatihan dilakukan oleh 2 penulis, yakni pelatihan ekstensif membanca literature dan mendiskusikan istilah dalam daftar konstruk dan proses positif.

Selanjutnya dilakukan analisis 1.135 artikel. Menggunakan identifikasi kriteria, koding, rating, analisis konsistensi, blind rating. Secara total diperoleh, 328 dari 409 artikel positif yang telah di review oleh 4 penulis. Menghasilkan artikel pada tingkat 1 atau 2, yakni 214 artikel dari JCP, 45 dari TJP, 29 dari JCA, dan 40 dari JMCD, artikel ini dipandang punya fokus positif. Sedangkan di peringkat 3, artikel yang hanya menyebutkan konstruk postif, tidak membahas tentang praktek konseling dan beasiswa konseling.

Analisis Isi: Hasil dan pembahasan

Presentase artikel berfokus positif telah mencapai 23% atau lebih, selama 40 tahun terakhir, hal ini menunjukkan bahwa filosofi dan komitmen psikologi konseling untuk mempelajari hal yang terbaik pada manusia dan hal ini cukup konsisten sepanjang dekade.

Secara keseluruhan, yang paling banyak ditangani dalam proses positif konstruk  melalui analisis konten yang terkait dengan praktek psikologi konseling. Misalnya, topik yang membahas terkait dengan sikap yang diperlukan menjadi praktisi yaitu empati, keterbukaan, nilai etika. Selain sikap diatas yang juga berperan dalam membangun dan mepromosikan sumber daya dalam konteks psikoterapi dan konseling kejuruan yakni adanya sikap dewasa, mampu mengatasi masalah (problem solving), menentukan tujuan (goal setting), memahami locus of control, motivasi, pengendalian diri, efektifitas dan harga diri. Fokus ilmiah diatas dipengaruhi aliran tahun 1960-1970 yang berpengaruh besar pada pengembangan khusus. Sikap diatas muncul dari pendapat ahli seperti, Carl Rogers, Abraham Maslow, Albert Bandura, dan Rotters.

Psikologi konseling hendaknya dapat menghasilkan lebih banyak beasiswa yang mempengaruhi masa depan yang positif. Menampilkan psikologi konseling secara sastra untuk mempromosikan psikologi positif pada orang – orang. Sudah terlihat dari 1.135 artikel yang di review. Lebih dari seperempatnya telah berbentuk sastra (empat artikel/jurnal) dalam mempelajari psikologi positif, dalam hal ini sastra adalah ilmiah.

Rekomendasi dari Hasil dan Pembahasan

Meningkatkan pemahaman positif berakar dari sejarah masa lalu untuk membentuk seorang trainer perusahaan di masa depan.

Lebih memfokuskan pada kekuatan praktek konseling dan penelitian konseling, hendaknya diterapkan dalam program doctoral atau pendidikan berkelanjutan, d terus membuka beasiswa.

Praktisi: mengembangkan kata “kekuatan” dengan membaca dan mendiskusikannya dalam seminar terkait dengan psikologi positif. Identifikasi kekuatan manusia dan sumber daya yang mendukungnya. Berkompetensi dalam strategi merubah suasana hati dan mengembangkan teknik menekankan kekuatan dan melakukan intervensi singkat.

Pelajar dan ilmuwan: update tentang pengetahuan dasar psikologi yang berkaitan tentang teori kekuatan yang belum diterapkan dalam konseling psikologi. Mengembangkan dan menyempurnakakan kerangka teoritis yang mmembangun pendekatan baru dan membantu mengungkap kekuatan pada diri manusia. Menggunakan metode culture sensitive untuk penerapan lintas budaya yang baru, untuk memvalidasi secara teoritis dasar kekuatan manusia.

1 Response to "Resume Jurnal Toward a Reconceptualization of Communication Cues to Action in the Health Belief Model: HIV Test Counseling"

berbagi aja ni
🙂

tugas di kuliahan

syp tau ad yg perlu

mdh2n berguna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


  • pelitanakamaine: berbagi aja ni :) tugas di kuliahan syp tau ad yg perlu mdh2n berguna
  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in, and view the posts' comments, there you will have the option to edit or delete them.

Categories

Archives

%d bloggers like this: